Tak Cuma Ikan Asin, Garam Berlebih di Makanan Bisa Picu Stroke

0
172

Ikan asin yang jadi makanan favorit masyarakat Indonesia, ternyata menyimpan risiko stroke dan kanker nasofaring. Risiko datang bahan penyusun ikan asin, misal garam dan bahan pengawet.

Menurut
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Cut Putrie Arianie, risiko tersebut ada
pada makanan lain yang asin-asin. Makanan masih bisa dinikmati asal
tidak berlebihan.

“Kalau hari itu sudah makan ikan asin 1 kali, ya jangan makan lagi. Saya juga suka ikan asin tapi jangan terlalu sering atau banyak. Sebisa mungkin, kita harus menghindari makanan yang mengandung pengawet atau garam terlalu tinggi supaya bebas risiko penyakit,

Dalam sehari asupan garam tidak boleh lebih dari 2 ribu miligram. Total ini mencakup yang ditambahkan saat memasak serta yang sudah terkandung dalam bahan makanan, atau biasa disebut garam tersembunyi. Karena itu, konsumsi ikan lebih baik jika diketahui komponen dan proses pembuatannya.

Hal lain adalah pentingnya menghindari makanan dengan 4P. Kandungan ini mencakup pengawet, pewarna, pemanis, dan penyedap. Paparan berulang 4P yang berasal dari zat berbahaya berisiko mengakibatkan berbagai penyakit, misal kanker.

Sumber : detik.com / detikHealth

WWW.BELAPAK.COM Toko Tempat Jualan Barang dan Ngiklan Gratis
loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here